Skip to main content

BKBPM Kota Malang adakan Rakor terkait Penganggaran Kegiatan Profil Kelurahan Di Kota Malang

Selasa, 21 Oktober 2014, bertempat di aula gedung BKBPM Kota Malang diadakan Rapat koordinasi antar Pokja Profil Kelurahan dengan SKPD terkait dalam penganggaran Kegiatan Profil Kelurahan di Kota Malang Tahun 2015. Maksud dari pelaksanaan rapat koordinasi ini adalah menyampaikan perkembangan hasil penyusunan dan pengolahan data profil kelurahan dan untuk persiaapan penyusunan perencanaan dan penganggaran kegiatan tahun 2015 yang terkait dengaan penyusunan, pengolahan dan pendayagunaan data profil kelurahan.
Peserta rakor terdiri dari 68 orang dari unsur kelompok kerja kelurahan, 3 orang dari unsur terkait terdiri dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Malang, Badan Pengelola Keuaangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Malang, dan 15 orang mahasiswa magang riset jurusan ilmu pemerintahan UMM. Rakor sendiri meliputi pembasan mengenai karakter kelurahan yang ada di kota malang. Gambaran umum mengenai karakter kelurahan meliputi Data Dasar Keluarga (DDK), Potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh Kelurahan serta perkembangan kemajuan dan permasalahan yang dihadapi oleh kelurahan.


Dalam sambutannya bapak Sulistyo SH selaku Kabid Pembangunan Masyarakat mengatakan “peserta rakor diharapkan dapat mengetahui dan memahami perkembangan, pengolahan dan pendayagunaan data profil kelurahan sampai dengan pertengahan bulan oktober tahun 2014 berdasarkan hasil monitoring data pada aplikasi yang dibuat oleh Ditjen PMD Kemendagri”. Disamping itu pula disamping itu pula beliau menekankan pentingnya petugas baik kelurahan maupunn kecamatan untuk dapat memahami kebijakan dan strategi penyusunan, pengolahan dan pendayagunaan data profil kelurahan di tahun 2015.
Dalam rapat koordinasi ini peserta dari unsur kelompok kerja (pokja) kelurahan dan kecamatan mendapatkann perhatian khusus. Hal ini dikarenakan pokja tersebut yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kedua pokja ini diharapkan dapat menyusun rencana kegiatan terkait penyusunan dan pendayagunaan data profil kelurahan. Selain itu pokja kelurahan dan kecamatan harus mampu untuk menyusun rencana anggaran kegiatan yang terkait dengan pendayagunaan data profil kelurahan tahun 2015.
Rapat Koordinasi dipandu oleh Heru Mulyono S,Ip, M.T selaku Kasubid Penguatan Kelembagaan Masyarakat, “saat ini kebijakan umum (KUA) masih dalam tahap proses pembahasan antara pemerintah kota malang dan DPRD, sehingga masih bisa dilakukan penyesuaian meskipun tetap mempertimbangkan skala prioritas di masing-masing kelurahan”. Memang tidak semua kelurahan dapat terfasilitasi dengan baik, akan tetapi hal ini dapat ditutupi dengan memaksimalkan keterlibatan stakeholder di wilayah kelurahan setempat. Kelurahan dapat melibatkan karang taruna serta kelompok pemuda untuk melakukan pendataan dan entry data profil kelurahan. Sehingga fungsi data profil kelurahan untuk pembangunan daerah dapat berjalan maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *